Air Intake Resonator dan Perannya Meredam Suara Mesin
Kerusakan atau penghilangan air intake resonator dapat menyebabkan peningkatan kebisingan mesin. Selain itu, aliran udara yang tidak terkontrol bisa memengaruhi rasio campuran udara dan bahan bakar. Akibatnya, mesin terasa kurang responsif dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menimbulkan keausan pada komponen mesin lainnya. Oleh karena itu, menjaga kondisi air intake resonator tetap baik merupakan langkah penting dalam perawatan kendaraan.
Penyebab Kerusakan Air Intake Resonator
Beberapa penyebab umum kerusakan air intake resonator antara lain usia pakai, material yang mulai getas, serta benturan dari luar. Selain itu, modifikasi air intake yang tidak tepat juga sering menjadi penyebab resonator dilepas atau tidak berfungsi maksimal.
Modifikasi semacam ini sebaiknya dipertimbangkan dengan matang, terutama jika Anda lebih mengutamakan kenyamanan dan keawetan mesin dibandingkan suara mesin yang lebih keras.
Cara Merawat Air Intake Resonator
Perawatan air intake resonator cukup sederhana. Anda disarankan untuk memeriksa kondisinya saat servis rutin, memastikan tidak ada retakan atau sambungan yang longgar. Membersihkan saluran air intake dari debu dan kotoran juga penting agar aliran udara tetap lancar.