Ciri-Ciri Radiator Mobil Rusak, Penyebab Overheat, dan Langkah Pencegahannya

icon 21 September 2026
icon Admin

Hindari menggunakan air keran biasa yang memicu kerak karat. Gunakan selalu cairan coolant khusus yang direkomendasikan pabrikan dan kuras setiap 20.000 hingga 40.000 km agar sirkulasi tetap bersih.

Mengecek Volume Cairan di Tabung Reservoir dan Kondisi Tutup Radiator

Pastikan batas air pendingin selalu berada di antara garis FULL dan LOW. Selain itu, periksa kondisi karet seal pada tutup radiator (radiator cap) agar tekanan di dalam sistem tetap stabil dan tidak memicu kebocoran.

Jangan Mengabaikan Radiator Mobil Anda yang Rusak!

Membiarkan gangguan pada sistem pendingin tanpa perbaikan segera akan memicu kerusakan berantai pada komponen mesin utama kendaraan Anda:

Risiko Kepala Silinder Melengkung dan Turun Mesin (Overhaul)

Temperatur tinggi yang terperangkap di dalam blok mesin akan membengkokkan struktur cylinder head, merusak packing silinder, dan memicu kebocoran kompresi yang membutuhkan biaya perbaikan sangat mahal.

Bercampurnya Oli Mesin dengan Cairan Pendingin

Rusaknya paking akibat panas ekstrem membuat cairan radiator merembes masuk ke dalam sirkulasi pelumas. Kondisi ini merusak daya pelumasan oli dan berpotensi menghancurkan seluruh bantalan komponen dalam mesin.