Salah Merawat Timing Belt yang Bisa Berujung Kerusakan Mesin
Timing belt letaknya tersembunyi, yakni di dalam mesin dan komponen tersebut melingkar. Sesuai dengan putaran mobil. Inilah yang menyebabkan timing belt sering terlewat untuk dirawat.
Berikut beberapa kesalahan merawat timing belt agar tidak Anda lakukan:
-
Tidak Melakukan Penggantian Timing Belt
Tidak sedikit pemilik mobil tidak menyadari bahwa timing belt perlu diganti. Bahkan ada yang sampai putus baru diganti.
Padahal umur pakai timing belt umumnya 60.000 sampai 100.000 kilometer. Apabila putus kelp akan bertabrakan dengan piston.
-
Hanya Melakukan Pengecekan Visual dan Tidak Menggantinya
Timing belt bisa mengalami keretakan dari dalam walaupun jika Anda lihat dari luar masih tampak bagus. Serat karet juga bisa melemah tanpa tanda yang jelas.
-
Tidak Mengganti Komponen Pendukung