Salah Merawat Timing Belt yang Bisa Berujung Kerusakan Mesin

icon 26 January 2026
icon Admin

Kesalahan lainnya adalah hanya mengganti belt saja tanpa mengganti tensioner, idler pulley, dan water pump (apabila satu jalur). Akhirnya belt baru akan cepat mengalami kerusakan. 

  1. Menggunakan Timing Belt Berkualitas Jelek 

Penggunaan timing belt yang tidak sesuai standar akan menyebabkannya mudah molor dan aus. Akhirnya risiko putus menjadi lebih cepat. 

  1. Membiarkan Kebocoran Mengenai Timing Belt 

Kebocoran yang dimaksud adalah kebocoran oli ataupun air radiator. Kebocoran tersebut bisa menyebabkan karet dari timing belt cepat rapuh dan selip. 

Merawat Timing Belt dengan Tepat 

Agar timing belt Anda awet dan performanya tidak terganggu, Anda perlu melakukan perawatan berikut:

  1. Mengganti Timing Belt secara Rutin 

Lakukan penggantian timing belt setiap 60.000 hingga 100.000 kilometer. Bergantung jenis mobil dan penggunaan Anda.