Salah Merawat Timing Belt yang Bisa Berujung Kerusakan Mesin
Kesalahan lainnya adalah hanya mengganti belt saja tanpa mengganti tensioner, idler pulley, dan water pump (apabila satu jalur). Akhirnya belt baru akan cepat mengalami kerusakan.
-
Menggunakan Timing Belt Berkualitas Jelek
Penggunaan timing belt yang tidak sesuai standar akan menyebabkannya mudah molor dan aus. Akhirnya risiko putus menjadi lebih cepat.
-
Membiarkan Kebocoran Mengenai Timing Belt
Kebocoran yang dimaksud adalah kebocoran oli ataupun air radiator. Kebocoran tersebut bisa menyebabkan karet dari timing belt cepat rapuh dan selip.
Merawat Timing Belt dengan Tepat
Agar timing belt Anda awet dan performanya tidak terganggu, Anda perlu melakukan perawatan berikut:
-
Mengganti Timing Belt secara Rutin
Lakukan penggantian timing belt setiap 60.000 hingga 100.000 kilometer. Bergantung jenis mobil dan penggunaan Anda.